Review Film Chappie (2015)

by - September 20, 2015


Halo, manusia gabut. Apa kabar? Kalau kamu gabut, you should watch this movie! Film yang dirilis Maret 2015 ini disutradai oleh Neill Blomkamp yang juga sukses mengangkat District 9 dan Elysium. Film Chappie ini bergenre scie-fi, mengisahkan tentang robot yang diciptakan memiliki alam bawah sadar atau dikenal dengan Consciousness. Bukan cuma itu, para karakter di film ini bagus semua. Well, seperti apa ceritanya?


Untuk mengurangi kriminalitas di kota Johannesburg, pemerintah Afrika Selatan membeli satu skuadron state of the art, robot berlapis baja yang didesain untuk menjaga ketertiban kota sebagai pasukan polisi. Para robot scout itu dirancang oleh insinyur Deon Wilson (Dave Patel) yang bekerja pada perusahaan senjata Amerika Tetravaal. Robot-robot itu memberi dampak positif, angka kejahatan berkurang, keamanan kota meningkat, dan bahkan geng yang terorganisir mulai berkurang. Melihat kesuksesan produknya, Amerika Tetravaal memindahkan markasnya ke Johannesburg.

Deon berusaha mengembangkan proyeknya, yakni mmenciptakan kecerdasan buatan prototipe yang meniru pikiran manusia ke titik perasaan emosi dan memiliki opini. Namun CEO Tretavaal, Michelle Bradley, menolak proyeknya karena perusahaan Tretavaal adalah produsen senjata, bukan produsen robot yang bisa berpikir seperti manusia. Meski mendapat penolakan, Deon tetap keukeuh untuk menguji prototipenya pada robot scout 22 yang akan dimusnahkan. Bahkan Deon harus mencuri "kunci penjaga" perusahaan Tetravaal untuk memperbarui perangkat lunak robot. Sementara itu, Vincent Moore (Hugh Jackman), seorang tentara Australia yang alih profesi menjadi insinyur, menciptakan robot tempur bernama MOOSE. Namun MOOSE mendapat penolakan mentah dari polisi yang membuat Vincent sakit hati dan balas dendam pada Deon karena iri padanya.

Dalam perjalanan pulang, Deon diculik oleh sekelompok gangster; Yolandi, Ninja, dan Amerika. Gangster itu meminta Deon untuk menciptakan remot agar mereka bisa menghentikan para robot yang membantu polisi. Deon mengaku tidak bisa menciptakan remot, karena chip pada robot dibawah kontrol Tetravaal. Kebetulan, Deon memiliki perangkat robot scout 22 dan chip prototipenya yang akan diujikan. Gangster itu meminta Deon untuk segera merancang robot itu untuk menemani mereka merampok.

Deon menghidupkan robot scout 22 bahkan dengan prototipenya yang baru, bahkan dia sendiri tidak yakin apakah itu akan berhasil atau tidak. Scout 22 itu terbangun dan tingkahnya seperti bayi yang baru lahir. Yolandi memberi nama scout 22 itu Chappie. Deon senang dengan karyanya, tapi tidak untuk Ninja. Ninja ingin robot yang bisa diajak tempur, bukan robot bayi. Maka dia mengusir Deon dari markasnya.


Yolandi dan Ninja, super keren badai karakternya

Chappie, si robot berperasaan itu, dilatih oleh Ninja dan Amerika untuk merampok meski dia tidak menginginkannya. Chappie juga punya Yolandi yang dianggapnya sebagai ibu. 

Kekacauan terjadi ketika Vincent membajak Tetravaal dan menonaktifkan semua scout di kota. Alhasil, kejahatan pun kembali merajalela. Hal ini dimanfaatkan Vincent untuk mengeluarkan MOOSE. Vincent sebelumnya mengetahui keberhasilan Deon menciptakan Chappie, lalu dia berniat menghancurkannya.
Disisi lain, Chappie, yang diprediksi memiliki intelegen lebih dibanding manusia, dia menciptakan prototipe sendiri bagaimana alam bawah sadar ditransmitkan ke sebuah data. Di tengah kekacauan, MOOSE yang dikendalikan Vincent menyerang keluarga Chappie. MOOSE membunuh Amerika dan Yolandi yang berusaha melindungi Ninja. Deon, yang dipanggil "maker" (pencipta) oleh Chappie juga tertembak. Chappie berduka dan kesal, dia ingin mencari siapa pembunuhnya. Chappie menghancurkan MOOSE lalu membawa Deon ke perusahaan Tetravaal, tempat Chappie menghabiskan Vincent.
Keadaan Deon mengkritis. Satu-satunya cara adalah memindahkan alam bawah sadar Deon kepada robot. Chappie mentransmitkan alam bawah sadar Deon ke tubuh robot...dan....it works.
Ninja berduka atas kepergian Yolandi, tapi dia menemukan flash drive yang bertuliskan "Mommy's Consciousness Test Backup" which mean...you know lah ya.

Fakta unik dari film ini, nama aktornya sesuai dengan nama perannya di film ini. Seperti Ninja dan Yolandi yang memang panggilan asli mereka, mereka juga satu grup musik di Afrika. Kalau kamu pecinta film-film I-robot, District 9, Transcendence, Gravity, etc....kamu harus nonton ini. Worth it kok.

You May Also Like

0 comments