We're Just Getting Old

by - March 07, 2016



Kayaknya baru kemarin jadi maba, sekarang udah diserang pertanyaan "Kapan magang?". Mungkin sekian menit lagi pertanyaan itu berubah jadi "Kapan lulus?" atau sekian detik lagi berganti "Kapan nikah?" dan seterusnya. Ffiuh, times went really really fast. 


Belum lagi, mimpi itu terus berganti. Gak bisa konsisten. Semakin tua semakin banyak yang ingin dicapai, tapi gak punya kapasitas yang cukup untuk meraihnya. Ironis. Di buku, film, bahkan lagu. Mereka bilang "Hey, catch your dream!". Mereka bilang "World doesn't cruel as you thinking." Mereka bilang "Be your self, cause anyone else already taken." Dan mereka terlalu banyak bilang sampai kita lupa apa yang harus diingat.

Rasanya seru sekali mantengin timeline di Facebook, lihat story di Snapchat, stalking update-an orang di Path, ngobrol di Line, bahkan mengurung diri dibalik selimut saat hujan deras. Iyaps, so nice and so good. Tapi, perasaan itu datang. "Hidupku kok gini-gini aja ya?" "Uripku kok ngene ae."

Kemudian membandingkan dengan yang lain. "Hey, look! She/he did it. And...what I am doing now?" Merasa useless dan meragukan apakah bisa berarti kelak. Hanya satu motivasi yang bisa membangkitkan saat lemah = harus banggain orang tua. Yea, that's it. Buat mereka bangga, hm, mudah sekali ya di mulut. 

Like I said before, we're just getting old. Kesempatan semakin tipis. Sisa waktu untuk hidup, oh bukan, lebih tepatnya sisa waktu untuk banggain orang tua terus berkurang. Jam itu muternya ke kanan, bukan kiri. Artinya, waktu gak pernah bisa mundur dan terus berjalan meski baterainya habis. Aneh rasanya kalau udah kepala dua tapi masih belum punya apa-apa. Malu, sama diri sendiri. Bahkan ada yang usia belasan sudah punya sesuatu. Sial, membandingkan lagi.

Satu kesimpulan. Selagi muda, baru menginjak kepala dua, alangkah baiknya memulai perubahan. Statement "Hidupku kok gini-gini aja" harus bisa ganti jadi "Akhirnya aku bisa belajar sesuatu". Dan tanggung jawab itu bukan mainan. Belajarlah dari kesalahan, jangan mengulang kesalahan yang sama. Karena kamu cuma hidup sekali, itu pun semakin tua bukan semakin muda. Yeah, we're just getting old and we should have to keep moving foward.

You May Also Like

0 comments