Review Film Theory of Everything

by - May 24, 2015

Hi, there. How was your day? Udah nonton film Theory of everything? Film ini diadaptasi dari novel karya Anthony McCarten yang bergenre biographical romantic drama dari kisah hidupnya Stephen Hawking. Film disutradarai oleh James Marsh dan rilis pada tahun 2014 kemarin. Seperti biasa, saya akan mereview film yang memang worthy dan recommended untuk ditonton. Apa yang menarik dari film ini? Cekidot.

Sumber Foto: strangenotions.com
Stephen Hawking adalah seorang ilmuan yang mencetuskan banyak teori seperti general relativity, quantum gravity, hawking radiation, penrose-hawking theoresms, dan bukunya yang berjudul "A Brief History of Time". Kisah cintanya, Stephen (Eddie Redmayne) bertemu Jane Wilde (Felicity Jones) di sebuah pesta.

Meski Stephen diagnosis penyakit motor neuron--yang menyebabkannya lumpuh--Jane tetap menerimanya sebagai suaminya. Menikahlah mereka dan dikaruniai tiga anak. Yang bikin menarik dan menyentuh, dari perspektif wanita, saya sangat kagum dengan perjuangan Jane berdiri tegar disamping Stephen. Merawat Stephen dan tiga anaknya, bukan pekerjaan mudah lho untuk seorang wanita. Belum lagi Jane masih belum patah semangat melanjutkan gelar doktornya. Ibu macam apa dia keren banget.


Pelajaran yang saya dapat dari Jane, cintailah orang apa adanya, dengan tulus. Gak peduli Stephen sudah gak bisa produktif dan bahkan Jane harus merawat suaminya layaknya anak kecil, it doesn't make her give up or down. Wah, sungguh, apresiasi banget dengan Jane.



Belum lagi, seperti yang diceritakan dalam film ini, prestasi Stephen semakin menjulang tinggi. Yah, namanya juga orang pinter dan mau berusaha. Motor neuron mah bukan halangan dan rintangan untuk mencetak prestasi.

Sumber Foto: www.ew.com
Yang amat sangat saya sayangkan, di tengah prahara kisah cinta yang indah, tiba-tiba plot cerita berubah. Hm, Tuhan selalu punya cerita lain yang gak bisa ditebak. Jane bertemu dengan Jonathan, dan Stephen bertemu dengan Elaine. Pernikahannya dengan Jane sejak 1965 pupus di tahun 1995 dan Stephen memulai lembar baru dengan Elaine (dan 2006 mereka cerai). Kadang pas nonton filmnya, ih, ngeselin banget. KENAPA STEP? KENAPA CERAI SAMA JANE? KENAPAAA????

Tapi,


Tapi pelajaran yang saya dapat dari situ adalah; Tuhan selalu punya cerita lain. Tuhan bisa memberikan kesempatan orang untuk membuka lembaran dan cerita baru dengan orang lain. Cinta sejati itu memang ada, tapi siapa yang bisa menebak kapan sebuah pasangan bahagia berpisah? Belum tentu kamu bisa menikah dengan pacarmu sekarang, belum tentu kamu dalam hidup ini punya kisah rumah tangga lebih dari satu, who knows? Life must go on, right?


Yaudah, itu aja sih review singkat dari saya. Semoga enjoy dengan filmnya.




Elaine dan Stephen asli

Ini Stephen & Jane muda, cantik & ganteng banget ya? So sweet.
Seneng liat foto mereka, tapi apa boleh buat mereka sudah cerai :((

You May Also Like

0 comments