Pesona Pantai Goa China

by - January 17, 2014

Pantai Goa China
Meski UAS belum selesai, tapi bukan berarti ada larangan untuk refreshing ke suatu tempat yang menenangkan dan menyenangkan, ke pantai misalnya. Kemarin, 16 Januari 2014, 18 anak dari komunikasi D1 melancong ke pantai yang ada di pesisir Malang, yakni Pantai Goa China.


Kenapa disebut Goa China? Awalnya aku pikir disana banyak pengunjung orang China atau banyak pengunjung yang bermata sipit dan berkepala botak. Yah, namanya juga asumsi, kadang salah kadang hampir bener. Jadi gini sejarahnya, kenapa dulu disebut Goa China? Karena disana ada goa yang ditinggali oleh biksu (orang china) yang sedang bertapa sangat lama kemudian dikabarkan menghilang. Hilang kemana juga gak tau. Itu dia kenapa disebut Goa China.
Ini nih goanya, agak serem 0.0
Selain sejarah yang menarik, Pantai ini juga punya pesona pasir putih yang nggak lengket seperti pasir pantai biasanya. Seingetku, pasirnya kayak makanan burung. (Makanan burung?) Iya, tapi aku lupa makanan burung apa, seingetku pakdeku dulu ini pernah memelihara burung dan makanannya kayak pasir yang ada di pantai ini.
Baiklah. Abaikan.
Kayak pakan burung ya? :D

Pasirnya putih, airnya juga hijau kebiruan. Sejauh mata memandang, rasanya pengen nyemplung dan berenang bersama pecahan karang di pesisir pantai. Hari itu pengunjungnya gak begitu banyak dan cuacanya juga bersahabat (gak ada badai hujan). Oh ya, memang di pantai bisa hujan ya? Er...nggak tau juga sih, tapi di film-film biasanya ada badai hujan gitu.
Oke, abaikan lagi.

Refleksi diterpa ombak ^^
Perjalanannya ke Pantai Goa China aduhai bikin badan mental-mental di udara. Berliku-liku dan kadang melewati batu terjal, medan yang dilalui sesulit beratnya medan orang LDR-an. Tangguhnya, berhubung jumlah cowoknya cuma 8 orang dan kita butuh 9 pengendara, jadi harus ada cewek yang nyetir. Dan hari itu, First time i drove motorcycle longer than before. Pulang pergi nyetir sendiri -..- Pulangnya masuk angin dan badan pegel-pegel. Uuu cian bet dah.

Tapi perjalanan yang memakan waktu setengah hari itu dibayar lunas dengan suguhan pesona pantai nun indah.

You May Also Like

0 comments