Jangan Repot Jadi Remaja

by - September 15, 2013

Remaja itu apa sih? Katanya Om Wikipedia, Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa.

 


Intinya, masa remaja itu proses menuju dewasa. Berhubung remaja itu dikatakan belasan, berarti yang udah umur dua puluhan sudah sepantasnya untuk dewasa, bukan proses lagi.
Tapi kenyataannya?

Sayang sekali, dewasa itu tidak ada ukurannya. Bahkan kakek nenek aja bisa gak dewasa kalo bertengkar masalah makanan dan siapa duluan yang bangun pagi. Lalu apa yang mendewasakan kita? Jawabannya ya kita sendiri. Yang mendewasakan kita adalah masa lalu. Pelajaran, pengalaman, dan intropeksi diri.
Manusia adalah makhluk rapuh, terutama di usia remaja. Perubahan yang mencakupi dibidang mental, emosional, sosial, dan fisik melebur di satu masa, masa remaja.

Apalagi di jaman sekarang, yang muda yang berkarya. Udah gak jaman usia belasan gini kerjanya cuma pasif. Its time to change the world, kak. Walopun banyak sih, faktanya remaja sekarang yang masa depannya memburuk akibat pergaulan bebas. Yuhu, itu pembahasan yang klasik. Udah berapa teman dekatmu yang menikah di usia dini dan hamil di luar nikah lalu menyusahkan orang tua masing-masing? Gak sedikit 'kan?

Menurutku, remaja itu punya beberapa pilihan; 1. Ngabisin duit ortu untuk bersenang-senang, 2. Bersusah-susah dulu, bersenang-senang kemudian. Mau pilih mana? Aku sih, jelas pilih no 1 tanpa pikir panjang. Enak banget loh, berhura-hura pakek duit ortu, serasa gak ada beban.

Tapi, perlu diingat lagi. Dipikir lagi. Sampai kapan gantungin diri kepada orang tua yang keriput dimakan waktu? Sampai kapan menunggu orang dirumah tersenyum bangga atas apa yang kita capai jika sampai dipuncak sana. Think again.
Jadi, gak perlu repot jadi remaja. Kalo mau nakal, jangan setengah-setengah. Tapi resiko tanggung sendiri, gak usah ajak-ajak keluarga buat nanggung. Kalo mau jadi teladan, itu sama sekali gak mudah, tapi ingat rumah idaman masih dalam angan-angan, dan sekarang waktunya untuk membeli batako dan semen untuk membangunnya.

You May Also Like

0 comments