It's about today, not tomorrow

by - March 17, 2019


Hai kamu yang lagi gabut, gimana kabarnya hari ini? Semoga apapun yang terjadi, kamu baik-baik aja, pokoknya jangan bikin orang rumah khawatir ya :)

Jakarta hari ini lagi baik walaupun macetnya masih ada. Gak kerasa udah menginjak bulan ketiga hidup di sini. Masih kebayang cerita pertama kali beradaptasi di ibu kota ini, mulai dari nangis di toilet gara-gara gak dapet Grab/Gojek sampai bisa bedain mana kebutuhan mana keinginan.

Many things happened and it became a meaningful lesson for me.

Aku masih ingat ketika SMA kelas 3, masa dimana teman-teman antri keluar masuk ruang BK dan konsultasi mau masuk universitas mana. Cuma sekali masuk ruang BK itu pun karena wajib dipanggil sesuai absen.

"Lidya cita-citanya mau jadi apa?" tanya guru BK. Pengen jawab saya mau jadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara tapi itu bukan waktu yang tepat buat becanda. 

Yaudah, aku jawabnya diplomatis aja dengan tujuan universitas dan jurusan yang kupilih. Biar gak lama-lama di ruangan itu, biar yang diluar gak capek nungguin antrian. 

Sejak keluar dari ruangan itu jadi mikir jawaban yang tepat. "Lidya cita-citanya mau jadi apa?" Bukan astronot, bukan dokter apalagi youtuber. Tapi paling nggak, bisa jadi orang yang bisa mandiri dan gak ngerepotin orang tua. 

Itu cukup. Cukup jadi alasan untuk bisa berdiri sampai sekarang.

Kalo ngomongin karir mau jadi apa, dari dulu berubah-ubah. Waktu SMA, pengen jadi novelis hanya karena suka nulis. Ketika menginjak kuliah, hmm, passion-ku berubah mengikuti apa yang kulakukan. 

Bahkan sekarang pun kalo ditanya, "Mau jadi apa besok?"

Pengen jawab jadi power ranggers tapi gak lucu. Susah juga jelasinnya. 

You know what, is not about defining what you want to be in the future. But what you do now, you do it very very good and just, do the best.

Tak perlu sibuk memikirkan besok mau jadi apa, sibuklah akan apa yang kamu lakukan sekarang. Perlu kamu tahu, waktu itu terus berjalan dan kamu bukan sodaranya Doctor Strange yang bisa bantu kamu kembali ke masa lalu. 

Jadi, pastikan kamu memanfaatkan waktu untuk melakukan hal yang benar dan tentu membuatmu bahagia. Lagipula, kita gak bisa menebak apa yang akan terjadi besok dan besoknya lagi. Manusia boleh berencana, tapi Tuhan yang menghendaki.

Gak  ada yang melarangmu untuk berusaha. Asal kamu tahu, you have the right to get what you deserve. Gak bisa sekarang bukan berarti gak bisa besok. Keep dreaming, keep trying, no you're not that weak, your parents always proud of you :)

You May Also Like

0 comments