Lawang Sewu, Pesona Gedung Seribu Pintu di Semarang

by - February 22, 2018


Mungkin hal pertama yang diingat kebanyakan orang tentang Lawang Sewu adalah gedung yang angker dan mistis. Bahkan gak sedikit pengunjung yang menyatakan pernah melihat penampakan langsung atau cuplikan video orang kerasukan dan masih banyak lagi. Prestasinya, Lawang Sewu dinobatkan destinasi wisata terangker kedua se-Asia. Terlepas dari branding wisata mistis dan angker, menurutku Lawang Sewu merupakan salah satu gedung tua yang punya nilai sejarah dan berhasil dikemas edukatif untuk para pengunjung. 

Tahu kah kamu, Lawang Sewu ini pernah jadi kantor kereta api peninggalan Belanda dan jadi saksi bisu pertempuran lima hari di Semarang. Kabar baiknya, tahun 2011 lalu PT Kereta Api Indonesia menyulap ulang Lawang Sewu tanpa mengubah struktur lama gedung yang udah dibangun sejak 27 Februari 1904 ini.

Kemarin main kesini waktu siang hari di akhir pekan. Rame bangeeet. Loket tiketnya lumayan antri panjang. Penjelajahan pertama di Gedung A, di gedung ini banyak ornamen peninggalan PT Kereta Api di masa lampau. Mulai dari ukuran tiketnya yang masih kecil seukuran tiketnya Timezone atau Dreamzone. Selain itu juga ada pajangan dokumentasi aktivitas kantor kereta api pada jamannya. Angker? Serem? Nggak kok. Ini justru edukatif!





Setelah puas menyapu pemandangan di Gedung A, langsung pindah ke Gedung B dan naik tangga. Nah di Gedung B ini kamu bisa dapetin spot foto seribu pintu. Tapi karena ini akhir pekan, jadi harus cepet-cepetan dapet angle yang bener dan gantian sama yang lainnya karena banyak orang lalu lalang.




Oh ya, kalian harus coba ke kamar mandinya Lawang Sewu. Kata temen asli Semarang, kamar mandi Lawang Sewu adalah kamar mandi wisata paling mewah. Sayang sekali dapet info ini telat dan waktu itu gak kebelet pipis, jadi lupa buat eksplor kamar mandi Lawang Sewu huhu :(

Info tambahan lagi, katanya di Lawang Sewu ini ada pertunjukan musik keroncong tiap dua minggu sekali oleh PT Kereta Api. Tapi sayang pas kesana belum beruntung. Lawang Sewu ini buka jam 7 sampai 9 malam, harga tiketnya murah kok cuma dibanderol 10 ribu untuk dewasa dan 5 ribu untuk pelajar. Jadi cocok untuk liburan ajak keluarga sekaligus edukasi si jagoan cilik.




Habis jalan-jalan ke Lawang Sewu, kalau kalian kaum pedestrian (pejalan kaki), ada destinasi terdekat yang bisa kalian kunjungi. Dalam radius 100 meter, ada Citraland Mall, XXI DP Mall, Paragon Mall dan Gereja Santa Perawan Maria Semarang. Kalau malam hari, mending jalan kaki ke Simpang Lima, nikmatin suasana malam Semarang dan kuliner jalanan yang menghibur perut. Penginapan strategis dekat Lawang Sewu adalah Hotel Pop Pemuda Semarang, silahkan baca review disini.

Itu aja sih cerita singkatnya, sampai ketemu di perjalanan selanjutnya ya :)

You May Also Like

0 comments