Review Film About Time (2013)

by - March 10, 2017



Hi. It has been a long time gak review film. Well, kali ini aku bakal review salah satu film yang jadi favoritku. Kenapa? Aku mulai ya ceritanya.

Diawali kisah Tim Lake, pria dari Cornwall yang hidup bersama orang tua dan satu adik perempuannya. Awal kisah Tim kayak kamu sih, jomblo dan susah banget dapetin pacar. Saat usianya menginjak 21 tahun, tiba-tiba sang Ayah memberitahu sebuah rahasia kalau keturunan laki-laki di keluarganya punya kemampuan untuk menjelajah waktu. Nah, dari situ nih keseruannya.

Ini bukan cerita tentang hero, tapi lebih ke slice of life sih. Jadi aku coba buat poin-poin penting, hikmah apa aja yang bisa dipetik lewat film ini.

1. Seberapa pun kita mencoba, kalau gak jodoh yaudah gak bisa dipaksain
Ada momen dimana Tim kedatangan temen adiknya, Kitkat, yang bernama Charlotte menghabiskan waktu liburan musim panas dengan keluarga Tim. Di hari terakhir, Tim mengungkapkan perasaannya. Jawaban si Charlotte, "Harusnya kamu mengatakannya dari awal"
Darisitu Tim langsung pindah di waktu awal Charlotte datang dan mengungkapkan perasaannya. Jawaban si Charlotte, "Harusnya kamu mengatakannya di hari terakhirku"
Jadi ya begitulah. Cinta emang gak bisa dipaksain gengs.

2. Selagi kamu yakin, usahakan, pasti kamu bisa mendapatkannya
Nah ini kisah cintanya si peran utama. Tim Lake bertemu dengan Mary dan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Sayangnya, si Mary udah punya pacar. Akhirnya, si Tim ini terus lari ke waktu dimana Mary bertemu dengan pacarnya. Pokoknya dimanipulasi Mary gak pernah ketemuan dengan pacarnya. Perjuangan si Tim untuk mengikuti kronologi kisah cinta Mary harus diapresiasi. Sampai akhirnya dia berhasil merebut hati Mary.




3. Gak bisa otak-atik takdir
Meskipun dibekali kemampuan time traveller, Tim gak bisa mengubah takdir. Si Kitkat tertabrak mobil dan kritis gara-gara bertengkar dengan pacarnya. Awalnya Tim berhasil menyelamatkan Kitkat dan hidup adiknya yang terpuruk itu, tapi konsekuensi yang harus ditanggung Tim adalah anaknya. Kalau dia mengubah takdir orang lain, maka anaknya yang tadinya perempuan bisa berganti jadi laki-laki. Akhirnya Tim harus merelakan Kitkat tertabrak kritis demi putrinya sendiri.

4. Siap berpisah dengan masa lalu
This moment makes me cry. Jadi ayahnya si Tim ini meninggal kena kanker. Meskipun beliau udah gak ada, Tim selalu menjelajah di masa lalu untuk bisa menghabiskan waktu dengan ayahnya. Sampai saatnya dimana si Mary, sang istri mengusulkan untuk memiliki anak ketiga. Di saat itulah, Tim harus berhenti menjelajah masa lalu hanya untuk menemui ayahnya yang tiada. It's time to let it go.




5. Jalani harimu dengan bahagia
Di film ini, bisa jadi refleksi kita. Ada scene dimana Tim menjalani harinya dengan berat, penuh tekanan, dan gak antusias sama sekelilingnya. Lalu dia ingat ayahnya, The Secret of Being Happy is... Happy. Si Tim mengulang harinya yang membosankan itu dan menggantinya dengan banyak hal. Kamu pasti terharu banget deh liat film ini.

Ada quote di akhir film ini yang terekam sempurna di otak.

We rule travelling  trough time together. Everyday of our life. All we can do is our best, to release our markable ride.

Intinya, satu-satunya jalan untuk membuat hari kita lebih baik adalah melakuka hal yang terbaik. Mungkin kita gak seberuntung Tim yang bisa mengulang  waktu. Waktu kita terbatas, apa yang sudah terjadi ya terjadi, there's no way to take it back. Maka dari itu, gunakan waktu sebaik-baiknya. Cetak momen sebaik-baiknya. Sebelum kamu sadar, waktumu tinggal sedikit untuk bikin kamu dan orang-orang di sekitar kamu bahagia.

You May Also Like

0 comments