Pengalaman Magang di Tokopedia Part 2

by - October 25, 2016

Waktu bener-bener berlari cepat ya. Perasaan baru kemarin nulis Pengalaman Magang di Tokopedia Part 1, sekarang udah mau nulis part 2 which mean my internship program here already over. Gak kerasa udah tiga bulan lebih tepatnya 66 hari menghabiskan waktu untuk belajar dan bekerjasama dengan tim di Tokopedia. Ini pengalaman pertama. Merantau ke ibu kota seorang diri dan kamu akan sangat-sangat berterimakasih dengan Google sebagai teman tak berjiwa yang senantiasa membantumu. Percayalah, belajar di kota Jakarta seorang sendiri will make you stronger than before.




Sebelumnya di cerita part 1, aku udah cerita apa yang aku lakukan sebagai anak magang di divisi PR Event. Sambungan dari part 1, hal yang baru aku dapatkan sebagai anak magang antara lain;

  1. Diberi kesempatan untuk membuat project Tokopedia lalu mempresentasikannya kepada tim. Hal ini membantumu untuk berpikir kreatif, inovatif, dan business mindset. Anggap saja, rasanya seperti diberi tugas oleh dosen hanya saja kali ini lebih real casenya.
  2. Survey venue. Karena di divisi event, survey venue adalah salah satu aktivitas yang dilakukan oleh divisi ini untuk mencari tempat yang sesuai untuk event Tokopedia. Dari sini, kamu bisa belajar menentukan tempat yang sesuai dan masuk akal dengan tema acaramu nanti. Kamu juga belajar bernegosiasi dengan pengurus untuk menentukan harga yang tepat.
  3. Ikut serta di acara Freedom Festival yang kebetulan Tokopedia jadi sponsornya. Anak magang disini kebagian jaga booth official Tokopedia. Kalau shift jaganya selesai, kamu bisa menikmati tontonan festival ini. Kebetulan Freedom Festival dihibur Isyana, Barasuara, Petra, Dipha Barus, Dekat, dan lainnya.
  4. Ikut meeting dan kerjasama dengan divisi lain. Kamu bisa belajar lebih dalam dengan produk-produk Tokopedia seperti Pulsa, Tiket, dan BPJS. Kebetulan waktu itu berkesempatan ikut meeting dengan tim Pulsa dan Tiket, strategi apa yang harus dilakukan untuk nge-boost produk Tokopedia, dll. Disini kamu belajar produk lebih dalam dan tentu belajar strategi marketing tiap produk dari perusahaan ini.
  5. Ikut berkontribusi menulis artikel travel blognya Tiket Tokopedia, Kamu bisa cek tulisanku disini ya. Selama aku magang, udah 22 artikelku yang di post. First time banget nih artikel diposting di official page perusahaan. Syeneng banget. Oh ya, sebenarnya menulis konten ini bukan tanggung jawab wajib divisi PR Event. Ini inisiatifku sendiri sih, selain hobi menulis aku juga pengen meninggalkan jejak di sini. Kalau masa magangku berakhir, kapanpun dan dimanapun aku bisa ngecek artikel yang kutulis sendiri. Kalau kamu hobi menulis dan kebetulan magang di Tokopedia, kamu bisa menghubungi tim SEO atau tim konten untuk bergabung. Intinya, belajar sebanyak-banyaknya di tempat kamu berada ya.

Intern On Duty

Magang di Tokopedia itu not always work and work or achive and achieve. Tapi disini tempat kamu untuk tumbuh, belajar, penyesuaian diri dengan lingkungan, dan berkembang. Salah satu yang aku suka kerja disini adalah atmosfernya. Tempat duduknya tidak disekat, kita bisa melihat sekeliling Nakama ngapain aja. Mereka yang fokus di depan laptopnya sambil pasang headset atau sekedar meeting bebas di sudut ruangan hijau yang membuat mereka nyaman.

Before I Leave...
Masa magangku disini terhitung sejak 25 Juli hingga 21 Oktober 2016. Sebenernya, tertulis di kontrak pertama masa magangku berakhir di 7 Oktober. Tapi, aku ngerasa masih kurang. Almost is never enough. Jadi, aku extend dua minggu. Selama dua minggu itu, aku manfaatkan dengan baik. Gimana caranya, sepulang dari Tokopedia nanti aku bawa ilmu yang cukup untuk dibagikan. Salah satunya mengajak ngobrol divisi lain, minta diajarin tentang SEO dan content things. Selain itu juga, kalau ada kerjaan, semaksimal mungkin aku kerjain. Kalau merasa gabut, dengan senang hati aku bantu rekan magang yang lain. Intinya, tidak ada waktu sekedar streaming Youtube.

The Day I Leave
Kebetulan farewellku barengan dengan rekan magangku, Mei. Di detik-detik sebelum last day di Tokopedia, I think a lot. I want to give more than just mentraktir satu tim makan bareng di ruang tengah. Then I remember The Fault In Our Star, gimana caranya sih biar kamu bisa diingat setelah kamu mati. So, I was thinking how if I write a personal letter for each member in my team. Karena ini salah satu kebiasaan di AIESEC, setiap acara farewell selalu ada Sugarcub, dimana kamu bisa put a note for person before you be apart. This is very simple dan gak costly. Selain itu juga aku meninggalkan dua kartu Uno untuk tim ini. Biar kalo senggang ada permainan yang bisa dimainin bareng. I don't know why but I hope with this, at least they will remember me as a person. Kesimpulannya, buatlah momen yang berarti di hari perpisahanmu. Left nothing but memories.

Person I Adore
I would say more than thank you. Untuk tim PR Event; Kak Irwan, Kak Edward, Kak Jessica, Kak Nisa, Kak Karinta, Kak Puji, Kak Maya, Kak Sassa, Kak Audy, dan Kak Dega. Untuk temen magang seperjuangan batch 2; Vania, Giovani, Monic, Dela, Fenni, dan Meilynda. Temen seperjuangan magang batch 1; Shelmon, Jennifer, Ezra, Kak Isna, dan Eni. Special thanks to Kak Vanessa for the precious limit time. Makasih juga Kak Audy dan Kak Sassa for sharing about life, career, and branding strategy. See you on top and good luck for your next journey!

PR Event Full Team


Intern Hangout

Thankies Kak Vanessa

With Kak Vanessa

Farewell Surprise from Intern Family

You May Also Like

0 comments