Review Film Suicide Squad 2016

by - August 08, 2016

Hai gengs, apa kabar? Di kala senja menyapa ini, saya sebagai orang awam mau kasih review film garapan DC Extended Universe yang disutradarai dan ditulis sendiri oleh David Ayer. Siapa sih yang gak tahu Suicide Squad? Even belum pernah nonton, paling enggak kalian pernah denger soundtrack hitsnya Purple Lamborghini atau Heathens di toplist Joox/Spotify. Atau cuplikan filmnya di youtube yang gak kalah hits juga.


Sumber Foto: sciencefiction.com
Sebelum nonton film ini, saya sempet baca review negatif tentang film ini. Review itu didapat dari testimoni terpercaya sih, but still, review itu yang buat manusia bukan mesin jadi ya selera orang pasti beda-beda 'kan? Anehnya, sekali dapet blast review jelek, lainnya ikut-ikutan kasih review jelek. Yang katanya plotnya gak jelas lah, alurnya maksa, bahkan dianalogikan sebagai makanan fast-food (poster oke, hidangan mengecewakan). Atau beberapa pecinta DC Comic (ngakunya sih) ada yang berkomentar, "Gue disini pecinta DC Comic kecewa banget sama Sucide Squad,"


Sumber Foto: Tumblr.com
Sebelum kalian kena virus ikut-ikutan kasih review negatif, mending baca pelan-pelan dan pahami baik-baik whats in Suicide Squad. Oke mungkin saya bukan pecinta DC comic, saya cuma orang awam yang suka nonton film dari berbagai genre. Lagian pas ngomongin historinya DC, tiba-tiba saya keinget trilogy-nya The Dark Knight yang gak bisa di move on-in kayak kamu eakakak. 

Sebelum bicara tentang plotnya, kita bahas dulu para castingnya. Kalo boleh di bilang, Suicide Squad ini tempat berkempulnya mega bintang yang udah bawa fans masing-masing. Oke ini beberapa list casting dari Suicide Squad:



  • Will Smith berperan sebagai Floyd atau Deadshot
  • Jared Leto sebagai Joker
  • Margot Robbie sebagai Harley Quinn
  • Joel Kinnaman sebagai Rick Flag
  • Viola Davis sebagai Amanda Waller
  • Jai Courtney sebagai Captain Boomerang
  • Jay Hernandez sebagai El Diablo
  • Adewale Akinnuoye-Agbaje sebagai Killer Croc
  • Cara Delevingne sebagai Enchantress
  • Karen Fukuhara sebagai Katana
  • Adam Beack sebagai Slipknot
Sumber Foto: movienewz.com
Sedangkan plotnya, setting film ini diambil dari paska Superman vs Batman. Cerita Sucide Squad diawali dengan Amanda Waller seorang operatif intelejen negara yang mengkoordinatori para "bad guy" dijadikan senjata untuk melawan teroris. Mereka adalah Deadshot, Harley Quinn, Captain Boomerang, El Diablo, Killer Crocs, dan Enchantress sekaligus jantungnya. Sayangnya, si Enchantress ini kabur dan tiba-tiba bikin pasukan sendiri yang bentuknya aneh, mukanya ada buble-bublenya gitu. Sedangkan para bad guy yang dapat julukan "Task Force X" ini yang tadinya disuruh membasmi teroris, putar balik mengalahkan sang Enchantress yang diperankan si cantik Cara.
Nah, isu kritikan negatifnya lahir dari situ gengs. Yang tadinya misi membasmi teroris, eh malah ngelawan si penyihir. Harusnya sih (boleh lah sotoy dikit), dari awal si Enchantress udah bikin kekacauan yang bikin pemerintah kepepet harus membentuk tim Task Force X. Jadi si penonton gak bingung sama siapa musuh sebenarnya para gangstar itu.

Over all, Suicide Squad gak seburuk yang para kritikus atau para sok-pecinta DC comic katakan gengs. Justru banyak development yang dilakukan DC (ini menurut saya sendiri loh ya). Bisa dilihat dari Superman vs Batman yang humornya terkesan "dark" atau flashback ke trilogy The Knight Rise yang full action-thriller. Bahkan bisa dibilang SS garapan DC ini punya citarasa ala Marvel, cerita superhero yang diselingi sama humor yang PASSS banget. Ada dua line SS yang perlu diingat "Triangle, Bitch!" dari Deadshoot dan "We're bad guy, it's what we do"-nya Harley Quinn.
Semua karakter disini hidup men! Bahkan para cameo-nya keren, ada Flash dan Batman yang akurat dari cerita komiknya.

Yang bikin Suicide Squad hidup adalah kisah cinta psikopat Joker dan Harley Quinn yang diperankan si ganteng Jared Leto dan si seksi Margot Robbie. Sayangnya, Joker yang udah "didandanin" dan berkarakter lebih dari Heath Ledger (legend of Joker di The Dark Knight) cuma jadi cameo aja. Ceritanya cuma pengen nyelametin kekasihnya, Harley Quinn. But they're sick af!!!


Kita harus nunggu extended version-nya nih, karena si Jared Leto juga bilang kalo banyak scene Joker yang di cut disana. Hopefully, DC mau ngangkat kisah solo Joker dan Harley Quinn, the ruler of Gotham City ini. Saya masih gak bisa move on sama line-nya Joker di SS, "Oh, 'm not gonna kill you, but I just gonna hurt ya really, really bad..." Wtf itu ngena banget psikopatnya. Karena jujur aja, saya lebih jatuh cinta ke Joker daripada Batman. Apalagi inget-inget Heath Ledger, satu-satunya film yang bikin penontonnya suka sama penjahatnya daripada pahlawannya.



Sumber Foto: 9gag.com
Last but not least, kalian harus nonton film garapan sutradara David Ayer ini! Karena kalian bakal dihibur oleh para gangstar khususnya Harley Quinn yang sinting tapi dikemas super cute dan seksi. Mungkin orang berkomentar, "Suicide Squad? More like Harley Quinn and her bitches" well, what if they're the most badas bitches that you ever seen. Happy watching gengs!

You May Also Like

0 comments