Review Novel The Golem's Eye #2

by - September 19, 2015


Hai, manusia kutu buku. Penasaran dengan trilogi Bartimaeus? Kalo iya, kamu harus baca review serial kedua ini.

The Golem's Eye adalah serial kedua dari trilogi Bartimaeus. Sejak masternya dibunuh oleh Simon, Arthur Underwood, Nathaniel diasuh oleh Jessica Whitwell, Menteri Keamanan. Sedangkan yang menggantikan posisi Arthur bernama Julius Tallow sebagai Menteri Dalam Negeri. Pada usianya yang keempatbelas, Nathaniel sudah menjadi pejabat pemerintah dan menjadi penyihir yang kompeten. Hanya saja, dia sudah tidak memperkerjakan Bartimaues lagi.


Mulanya, dia bekerja pada kasus keterlibatan kelompok pemberontok yang dikenal dengan Resistance. Nathaniel mengenal tiga anggotanya, yakni Kitty, Fred, dan Stanley (diceritakan juga pertemuan awal mereka di serial satu). Nathaniel mencari jejak kelompok itu dengan mengirim roh kecil, tapi tetap saja kelompok itu sulit ditemukan.

Resistance punya misi untuk menghancurkan segala fasilitas penyihir dan mencuri benda-benda ajaib. Kitty melakukan misinya ini bersama kedua rekannya, Fred dan Stanlet. Tapi Kitty mulai resah, takut kalau aksinya ini merugikan rakyat jelata. Sayangnya, keresahannya ini tidak ditanggapi baik oleh dua rekannya.

Disisi lain, beberapa toko besar di London dirusak oleh musuh misterius. Semua orang dikirim untuk menyelidiki. Nathaniel beralih untuk menyelidiki kasus itu, dia menemukan bahwa enam polisi dan delapan roh terbunuh. Sebagian besar pemerintah mencurigai bahwa itu perbuatan kelompok Resistance, namun Nathaniel berpikir lain. Nathaniel dan tuannya, Nyonya Whitwell, dipanggil untuk bertemu dengan perdana menteri, Rupert Deveraux. Rupert memerintahkan Nathaniel untuk mengawasi Resistance dan menghentikan mereka. Setelah gagal mencari jin yang kompeten, Nathaniel memanggil kembali koleganya, Bartimaeus. Dia menyuruh Barti untuk menemukan penyerang yang tidak diketahui dan menghancurkannya jika dia bisa.

Sementara itu, Barti bertemu dengan teman lama bernama Queezle. Mereka berdua berburu target yang sama. Bartimeaus mendengar rekannya, Queezle berteriak dan menyusulnya. Meski terlambat di British Museum, Barti berhasul menghancurkan kabut hitam dan menemukan bahwa itu adalah aksi golem. Golem menyerang Barti dan menghancurkannya sekaligus dengan museumnya. Bartiaeus ditemukan keesokan harinya, dia melaporkan identitas pelaku kepada Nathaniel dan pejabat lain. Whitwell memerintah Nathaniel untuk melakukan perjalanan ke Praha, asal sihir golem, dan mencari tau siapa yang mengendalikan golem.



Di Praha, Nathaniel bekerja sama dengan Harlequin sebagai mata-mata untuk menemukan penyihir yang memperkerjakan golem. Sementara itu terjadi, Kitty dan anggota Resistance lainnya merencakan untuk menghancurkan makam Gladstone di Westminster Abbey.

Well, gimana ya kisah selanjutnya? Pokoknya, seru abis deh. Serial kedua emang selalu menegangkan. Di novel ini, Jonathan banyak menyajikan konflik yang rumit, banyak musuh, sejarah penyihir, dan banyak yang mati.
Tunggu apalagi? Baca novelnya sekarang!

You May Also Like

0 comments