Novel Pertamaku [UNPUBLISHED]

by - September 25, 2014


 


Kadang iri dengan orang yang dilahirkan dengan talenta murni, seperti musisi, pelukis, atlit, enterpreneur, dan banyak lainnya. Sedangkan bagaimana dengan orang yang tidak difasilitasi untuk berkarya sejak kecil, apakah mereka masih punya kesempatan? Jawabannya pasti relatif, tergantung pada individu masing-masing.


Rasa iri yang aku punya gak bakal aku pakai untuk nyantet orang atau membenci mereka, itu gak mungkin. Rasa iri yang ada, justru aku pakai untuk bangkit. Meskipun, meskipun kemampuan yang masih aku punya ini dalam standart amatiran, tidak ada salahnya untuk mencoba 'kan? Oh ya, maaf bertele-tele, langsung ke intinya aja ya.
Jadi gini, aku punya hobi yang klise; menulis. Semua orang bisa menulis, tidak dibatasi usia atau gender. Meskipun belum menyelam lautan, hanya bermandi-mandi di sungai, aku nyoba menyelesaikan satu skrip novel. Yay! Sudah jelas, isi novelnya masih jauh dari sempurna.

Novel ini, judulnya "Dunia Bayangan". Spoilnya dikit ya, maaf cuma bocorin judulnya aja. Bukan novel metropolitan atau roman picisan, itu jelas diluar bidang saya. Skrip ini berhasil aku rampungkan dalam jangka waktu lima minggu loh ^^ Untuk kali ini aku bangga dengan manajemen waktuku. Aku rampungkan di bulan April, dimana tiap hari aku wajibkan nulis minimal 10 lembar. Total 155 lembar, TNR 12 dan spasi satu. Ah, I feel so grateful.

Beside that, aku minta tolong dua sahabat terbaikku untuk mengoreksinya. Yang pertama, Denti, dia kolektor novel dan hobi menulis juga. Hasilnya, banyak coretan dan catatan yang dia buat di skripku. Mulai dari kata yang tidak baku hingga tata bahasa yang kacau, dia benahi dan komentari. Yang kedua, Fatur, dia ekspert di bidang tata bahasa Indonesia dan urusan fiksi. Hasilnya, banyaaak kesalahan yang dia koreksi. Paling utama adalah kalimat majemuk, dengan dominasi minor bla-bla-bla yang sama sekali gak aku pahami. Seems like I need to be more expert to create a novel. Bismillah, It's time to revision.
Ini salah satu komentar dari Fatur

You May Also Like

0 comments