Keuntungan Punya Pacar

by - February 01, 2014

Sumber foto: relateinstitute.com
Semua pasti udah tahu 'kan definisi pacar itu apa. Cuma beda persepsi aja tentang pacar, tergantung dari pengalaman kalian menilai. Bisa aja diantara kalian, pacar itu sesuatu yang amat sangat penting dan gak ada artinya hidup tanpa pacar. Ada juga yang bilang gak butuh pacar, karena gak penting dan alih-alih alasan memprioritaskan kepentingan pribadi. Ada...ada kok... yang padahal tinggal ngaku aja jodoh belum bertemu. #nocomplain

Selain punya definisi, pacar juga punya fungsi. Fungsinya bisa lebih dari satu. Sebenernya ini bukan artikel beneran sih, cuma pandangan dari penulis yang iseng-iseng bikin riset dari pengalaman sendiri beserta teman-teman lain. Jadi kesimpulannya, jangan merasa tersinggung atau apapun, karena...ini cuma iseng. Udah dua kali lho ya saya ngasih tau.

1. Sopir Pribadi

Apa gunanya pacar kalo kamu masih naik ojek atau angkot? Gak peduli jenis kendaraan yang dimiliki pasanganmu, entah itu chevrolet, lamborghini, jaguar, bmw, truck tanki gas, matic, vesta, delman, bahkan sepeda gayuh pun gak masalah asal kamu benar-benar menerima dia apa adanya. Punya pacar itu enak, bisa minta antar jemput. Gak cuma cowok aja yang sering minta diboncengin, kadang ada juga cewek yang disuruh-suruh jemput kayak sopir pribadi. Bukan intimidasi, cuma nasib yang sama aja kalau salah diantara mereka memang true love banget sama pasangannya. Meski mereka mengeluh, "Aku ini pacar atau sopir kamu sih?!" sebenernya gak usah ditanggepin. Karena memang, terutama laki-laki nih, kalo udah resmi hubungannya, sudah menjadi tanggung jawabnya untuk mengantar atau menjemput pasangannya, toh di masa depan itu bakal jadi pekerjaan utama mereka. Dan, yaa...kadang laki-laki juga merasa beda tipis antara jadi pacar atau sopir. Cewek tinggal ngrengek, "Katanya cinta, mana buktinya?!" maka permintaan akan dituruti. Tapi sayang, sayaaaaang banget, fungsi ini gak berlaku bagi kaum LDR.

2. Temen Curhat Cadangan

Sesuai judulnya, "cadangan", yang artinya fungsi ini gak seakurat fungsi seorang teman, tapi kadang orang yang punya pacar cenderung lebih suka curhat tentang masalah pribadinya tentang keluarga atau semacamnya. Sedangkan kalo ke temen, curhat dengan topik yang sama, masalah yang sama, pacar. Dari sini Anda paham? Kalau belum paham, yasudah skip aja... penulis gerti kok kalau pembaca kadang gak ngerti maksud penulis...

3. Bantuan Emerjensi

Bantuan darurat. Pacar itu kalau kamu udah terlalu mendalami maknanya, pacar itu ibarat relawan yang menanggulangi korban-korban bencana. Dia relawannya, sedangkan kamu korbannya. Kamu jadikan dia pilihan satu-satunya saat kamu sedang terdesak. Misalnya aja, tiba-tiba kamu perlu pembantu gratis buat ngerjain deadline; bikin laporan, ngumpulin bahan, beliin makanan, bahkan bisa jadi kredit berjalan. Sesuatu yang emerjensi, you know lah.

4. Bayangan Masa Depan

Selama pacaran, pasti ada bayangan masa depan. Misalnya aja, dia cocok gak ya jadi istri idaman? Dia pantas gak ya jadi ayah dari anak-anakku? Dari situ kamu bisa menimang-nimang, berangan-angan, tentang masa depan, dengan sosok pacar sebagai model ilustrasinya.
Kalau ternyata apa yang dilakukan pacar gak sebanding dengan apa yang dikhayalkan, maka si pacar-yang-tadinya-pasangan-seumur-hidup cintanya akan teriliminasi dari hatimu dengan sendirinya. Oleh karena itu,jangan berlebihan dalam segala hal, mengkhayal will kill ya, dan berharap banyak.

Sumber foto: s.isha.ws

5. Pesan dari Penulis

Punya pacar dan yang gak punya pacar itu sebenernya beda-beda tipis. Bedanya, mereka yang punya pacar merasa tidak sendiri sedangkan yang "single" merasa sendiri seolah itu pilihan mereka sendiri (Ya...emang bener pilihan sendiri 'kan?)

Padahal nggak juga sih, semua orang kalau sudah menikmati masanya dan tidak banyak mengeluh, pasti bisa merasa nyaman dengan apapun status yang disandang. Perbedaan opini antara satu dengan lainnya tidak mungkin dipungkiri, tapi pada intinya semua sama saja. Siklus itu pasti terus berjalan, hanya saja kamu belum berada di posisi orang yang kamu judge atau sebaliknya. Sekali kamu pernah menginjak di suatu masa, pengalaman, and then you will get it.

You May Also Like

0 comments