Masih Terlalu Dini

by - November 18, 2013



Nuansa dan aroma usia belasan tahun semerbak menyebar ke arah yang tidak bisa dengan pasti ditentukan kemana akan singgah dan bergerak. Lika-liku pergejolakan antara tujuan hati dan pikiran  yang kadang tak bisa disatukan dan disimpulkan. Kecewa, putus asa, dan kemudian bangkit lagi. Itulah siklus insan belasan tahun, proses menuju kekedewasaan yang sebenarnya tidak ada tolak ukur yang tepat untuk menyatakan ia berhasil dewasa atau tidak.

Dewasa ini, cara perkembangan berpikir seseorang lebih cepat dan lebih singkat dari usianya. Dikarenakan banyak faktor, mulai faktor lingkungan hingga teknologi. Dulu, anak SD masih masih menghabiskan separuh masanya untuk bermain dengan teman-teman satu kompleksnya. Bermain sepak bola, sudamanda, bola hijau, petak umpet, putri-putrian, dan masih banyak lagi. Anak SD sekarang? Bahkan mereka mungkin lebih pintar mengoperasikan gadget daripada Anda.

Yang terlihat sekarang, terpampang nyatanya, banyak remaja dibawah umur yang harus menjalani kehidupan berumah tangga yang seharusnya itu dilaluinya ketika usia yang sudah ditentukan. Kan jadi rugi, masa muda yang harusnya dihabiskan untuk berkarya, berteman banyak, dan melewati dilema yang tak akan terulang di hari tua.
Begitu pula kesiapan untuk menyerahkan diri pada orang yang kamu percayai. Faktanya, berada pada posisi sendiri (single) dan menjalin hubungan dengan orang lain itu rasanya beda sekali. Sangat-sangat berbeda. Politiknya, waktu single kamu merasa demokrasi liberal sedangkan kalo udah couple alirannya udah demokrasi komunis. Makanya, jangan merasa dunia ini tidak adil. Ya memang kenyataannya tidak adil, tapi nikmati dan syukuri saja apa yang sudah ada. Karena masih banyak yang tidak seberuntung kamu sekarang.

Tidak perlu berpikir yang terlalu jauh dulu, karena yang dekat saja belum tentu bisa kamu raih. Jalan masih panjaaaaang. Masih banyak drama yang perlu kamu lewati, banyak masalah yang harus kamu hadapai, dan masih banyak pilihan jodoh yang perlu kamu seleksi sebelum menetapkan satu pilihan yang pasti.

Untuk itu, masih terlalu dini untuk berpura-pura profesional dan menjadi orang dewasa. Berkeinginan boleh, tapi jika keadaan belum mendukung maka kehendak harus ditekan dulu. Hei jiwa darah muda, perlu waktu dan masa lagi untuk bisa mencapai aktualisasi diri yang kamu inginkan. Tidak perlu terburu-buru. Jalani, syukuri, dan nikmati. When you're on the right path, your life is great. When you're not on the right path, change your direction and make it great.

You May Also Like

0 comments