Berotasi

by - November 28, 2013

Kalian inget gak masa alay kalian itu kapan dan ngapain aja? Atau apa sih ketidakdewasaan yang kamu lakuin kemarin dan kemarinnya lagi---yang dimana baru sekarang kamu sadari?


Bukan cuma bulan dan bumi aja yang berotasi. Manusia pun juga berputar pada sumbunya, masa dimana dan kapan mereka akan tinggal berubah terus-menerus, dinamis. Jadi, manusia berubah itu wajar. Kemarin dia bilang i cant live without you dan sekarang dia bilang im sorry i have another woman who can makes my life better than you, jangan salahkan dia. Dia sudah berotasi, keberadaannya sudah berpijak pada titik lain, dan kamu harus menerima kenyataan bahwa kamu tidak bisa loncat pada titik yang sama dengannya.

Oke, saya hanya ingin mengulas rotasi yang terjadi dalam diri saya selama ini. Lebih tepatnya, metamorfosis yang secara periodik dari peristiwa-peristiwa yang saya lewati dan alami.
Kemarin saya stalking facebook tua saya, dan disana saya menemukan banyak sekali itu-bukan-gue-banget di setiap postingan yang saya bagikan pada beranda teman-teman. Sialnya, kenapa saya baru menyadarinya? :(( Kemudian itu alasan saya men-deactivekan akun facebook tersebut. Cukup saya saja yang menyadarinya saat ini.
Bukan hanya facebook, blog pun juga begitu. Lihat saja postingan tahun 2010-2011, banyak dijumpai ketidakdewasaan saya yang mengenaskan jika dilihat dari baromater era ini.
Ini contoh postingan blog saya yang bikin nangis darah pembacanya
Yang baru-baru ini saja, ada kasus dimana saya secara terus-menerus memposting tentang keluhan-keluhan tentang ketidakmampuan saya memiliki pasangan. Singkatnya, saya mempermasalahkan dan medramatisir sebuah istilah "jomblo". Kemudian seiring berjalannya air di sungai, saya mengakhiri status yang memberi sejuta pelajaran pada saya dengan menjalin hubungan yang kalian sebut "pacaran". Nah, kalau sudah begini kondiri perasaan dengan apa yang akan ditulis akan labil. Dan itu tidak masalah.


Cuplikan facebook masa lalu :D
Setidaknya, itu bagian rotasi dari masa remaja saya. Ini rotasiku, mana rotasimu?

You May Also Like

0 comments