Fabulous of June, and A Proposal of July

by - July 03, 2013


Karena kesibukan di awal bulan ini yang bikin pengen nyopot kaki, capeknya perjalanan Malang-Bwi dan sebaliknya dalam dua hari semakin bikin lesu pikiran dan fisik. Kalo bisa, pengen nyopot hati juga biar sakitnya ikutan copot. Eaa.

Baiklah, walopun sudah telat 3 hari untuk menulis harapan dan doa untuk bulan ke tujuh di tahun 2013 ini, semoga saja dikabulkannya gak telat-telat juga. Hehe.
Sebelum memulai apa saja yang akan dicatat di bulan ini, menelaah dan mencerna dulu apa saja yang terjadi 30 hari lalu. Yang aku ingat, cuma liburan yang membosankan dan tidak ada perubahan sama sekali. Dan merasa gagal ketika semua orang sibuk berkarya sedangkan disini sibuk menemani Onet dan Mahjong dengan waktu yang terbuang percuma. Tapi disisi lain, ada beberapa pelajaran yang mungkin penting di hari perjuangan berikutnya. Mulai dari bangkit dari kubur kemunafikan, now i know everything. Belajar dari setiap sudut pandang, dan menarik kesimpulan.
Bahwa wanita yang paling jahat di dunia ini bukan wanita perokok ataupun peminum keras, tapi wanita yang merebut kebahagiaan wanita lain. Dan sesuatu yang pada kenyataannya tidak bisa dimiliki, maka itu artinya bukan milikmu. Baju yang di display di toko misal, kalo baju itu udah diambil orang lain maka itu artinya baju itu tidak perlu menjadi suatu pilihan karena ujung-ujungnya juga percuma, you've got nothing.
Proposal yang aku susun di bulan ini antara lain;
1. Ngurusin badan dan mulai perawatan. Karena habis ini bakal ketemu gebetan-gebetan baru di lingkungan baru, karena yang baru itu menarik. Dan mana mungkin ketemu sama yang baru dalam keadaan mengenaskan; penampilan yang mirip remaja-hampir setahun menjomblo. Oh no. Seperti dulu awal masuk SMA, kelas 1 full pacaran, kelas 2 setengah pacaran, kelas 3 full single. Makanya nanti gak usah salahin kalo semester 1 sampek semester 2 giat-giatnya ngoleksi mantan. Haha...becanda kok...haha...agak ngarep sih...haha. Jangan ya, jangan. Sekolah dulu, jodoh itu nomer 27.

2. Berkarya dan melakukan hal positif. Membuang waktu dengan percuma adalah penyesalan yang paling menyedihkan dalam hidup. Makanya, sebagai pelampiasan liburan ini banyak-banyak berusaha menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Yaa...walopun belum ada hasilnya setidaknya udah berusaha.

3. Pertebal iman dan hormati orang tua. Habis ini bakal jadi perjalanan yang menyulitkan, banyak godaan, dan iman-iman tebal akan runtuh. Maka gak ada salahnya untuk sering menanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, praying and praying. Dan juga, hormati orang tua. Karena semua mimpi tidak akan terwujud tanpa doa orang tua.

You May Also Like

0 comments