I think something wrong's happen

by - May 22, 2013

I think i've some trouble with my selt but i dont know exactly what it is. So confusing, makes me blind and hard to find a way.







Entah ini perubahan, entah ini keinginan, entah ini ketidakmampuan yang berlarut-larut atau mereka bilang menyebutnya anomi.  Yang pasti untuk saat ini, i lost everything. Seperti spiderman yang kehilangan cara nyemprotin jaring dan cara manjat dinding. IMO, gak ada yang salah sama sekali disini, almost nothing. Kenyataannya, aku udah cukup dapet kasih sayang dari orang tua, perhatian dari teman, dan cara-cara yang aku ciptain sendiri buat bikin suasana have fun. Apanya yang kurang? Apanya yang salah?

Aku gak sabar pengen pulang. Aku kangen rumah. Aku kangen mama, nova, farel dan tetangga-tetangga yang suka ngerumpi. Aku kangen kamarku, kangen coretan dinding disana, dan beberapa ukiran kecil sebuah impian dibalik pintu. Kalo dianalogikan, kamarku itu ibarat butiran emas yang digunakan sebagai sumber pengisi motivasi dan kekuatan bangsa liliput(Film Arthur, seingetku sih). Sederhananya, kamarku itu kayak charger. Jadi kalo aku kehabisan batre, ngisinya ya ngurung di sana. So manny activities that i could do there. Tidur, ngemil, keringat di tengah malem, dan berimajinasi ditemani lagu playlist favorit. Pokoknya doing something that never makes me got bored. Ever!
Dan sekarang, di kosan ini, di kota orang ini, aku kehabisan batre. Haus motivasi dan sebagainya. Mau belajar juga gak giat-giat banget, karena yang dituju masih belum pasti. Kepastiannya masih tanggal 28 Mei mendatang.
Ditambah lagi, aku kurang suka sama orang-orang yang sok tau dan mencampuri kehidupan orang lain. Tapi aku tetep menghargai apa yang mereka tau dan apa yang mereka nilai. You know, people say people judge.
Yet, aku juga gak suka sama orang yang masih bandingin aku-yang-dulu sama aku-yang-sekarang. Well, I'm changing. Aku udah gak hidup lagi di masa lalu, aku masih punya jutaan misteri yang harus ditebak-tebak di depan sana.

Oh, atau mungkin prinsipku dan ambisiku yang terlalu kuat, sampai-sampai sesuatu-yang-benar-benar-aku-inginkan menjauh? Entahlah. Bukannya tidak mau, melainkan menunggu yang lebih baik.
Looks, how much trouble im in ._.

You May Also Like

0 comments