Tips biar nggak sakit hati!!

by - November 18, 2011

Nggak usah opening yaa, langsung ke topik aja! Biar singkat, padat, dan kejelasan-yang-masih-di-pertanyakan.

Kalo ngomongin tips, pasti datanya didapatkan dari survei sana-sini, analisa ini-itu, dan tesis begini-begitu. Tapi sebagai cewek simple,
aku nggak mau serepot itu untuk membuat sebuah tips. Aku tuh yaa, nggak mau di repotkan. Jujur yaa, aku sebenernya kurang respect gitu dengan hal-hal yang bagiku merepotkan. Pokoknya, kalo berhubungan dengan kata `merepotkan` mending aku menjauh aja deh dari sesuatu itu. Aku paling benci kalo udah sibuk, di tambahin tugas ini-itu, merepotkan sekali 'kan? Apalagi dengan orang cerewet, dari kata-katanya sudah merepotkan, ilfil deh gueh.  Sekali lagi aku bukan cewek yang suka di repotkan! (Puas lo? Puas!)
Berani sekali yaa aku, tanpa survei tanpa narasumber langsung menganalisa dan menyimpulkan tesis sendiri. Tapi, eits! Maksudnya, aku nggak menyurvei ke lapangan, justru aku cuma mengandalkan pengalamanku yang merupakan guru paling berharga sebagai narasumberku sendiri. Ehehehehe....*garuk-garuk pantat

Tips biar hatimu nggak terlalu sakit
kalo putus sama pacar :
1. Jangan terlalu sayang sama doi
Ketika cowok mengatakan untuk kali pertamanya "I LOVE U" ke cewek, penderitaan cewek di mulai! Yeaah~ Petualangan cintamu masuk ke arena `start`. Semakin cowok memberikan perhatian, semakin pula cewek merasa terbang di antara awan putih. Kasih sayang cowok yang cuma diwakilin lewat sms sama mulut aja sudah mampu menjadi angin di bawah sayap si cewek (kayak lagunya padi deh -___-"). Kalo saranku, jangan terlalu sayang dulu dengan model umpan berupa perhatian dari cowok. Itu masih belum apa-apa, jangan terjerumus dulu, karena masih banyak lagi jurus cowok yang bisa membuat kamu amnesia akan harga wanita yang begitu mulia untuk di jaga. Takutnya, kalo udah putus, kamu akan merindukan perhatian dari doi. Kayak lagunya Sammy, "Sedang apa dan dimana...dirimu yang dulu ku cinta...ku tak tahu, dan tak lagi tau...apakah mungkin?...." zZZzzz..nggak tau kelanjutannya (O_____O)"

2. Jangan terlalu percaya janji pahit doi
Selama pacaran, pastinya cowok pernah ngucapin janji ini-itu 'kan? Berhubung janji itu bukan untuk di tepati, tapi untuk diingkari (khusus untuk jambu orang pacaran). Mending kamu lebih-baik-jangan-percaya dengan kalimat manis sejenis itu, cukup di dengerin aja dan nggak usah di simpen dan nggak perlu di masukin di hati. Akan sangat menyahat hati, saat kamu baca sms yang isinya janji-janji dia. Nih aku kasih tau buktinya yaa~
"Aku janji bakal bahagiain kamu dan menjaga hubungan ini jangan sampek putus" --->Cuih! Toh beberapa bulan setelah janji itu di utarakan, pengumuman doi jadian sama temen kamu sendiri sampek ke telinga kamu.
PYARRR!! Eh, suara apa itu? Suara gelas tetangga yang pecah apa suara hatimu yang sakit karena pengkhianatan? Haha :D*itu bukti, bukti yang konkrit sekali

Beda lagi kalo janjinya gini...
"Aku janji minggu depan mau beliin kamu sepatu, tas, baju..." ----> Kamu harus percaya dengan janji ini! Iya, dan janji seperti ini harus kamu tagih biar bisa di tepati. Janji sejenis ini wajib di tepati. Iya 'kan? Setuju 'kan kamu-kamu hey!! (Untuk kamu yang cowok, nggak usah di baca ya. Ini rahasia terpendam hati para cewek)

3. Jangan terlalu fanatik mengenai doi
Ini nih yang lumayan berbahaya karena berbisa dan memiliki racun bagi kenangan-kenangan indahmu. Fufu~
Definisinya apa ya? Gini aja deh, gampangnya, jangan bikin sesuatu terutama benda yang berfungsi untuk mengingatkan doi. Pas kamu udah putus, beuh, hasrat untuk merobek-menyayat-menginjak-menusuk-meremek-remek benda itu terasa sekali. Ngerti maksudku? Gak dong rek? Haduu, berhubung aku baik hati, sini aku kasih liat contohnya! Contoh ya, contoh...
Kamu sama pacarmu itu punya couple nickname, saya ambilkan contoh `panda-bunda`. Nah, aku memperagakan seolah aku jadi `bunda` dan si cewek yang tersakiti yaa?
Jadi gini, sangking sayangnya bunda sama panda karena panda selalu memberikan janji manis dan perhatian yang baik juga untuk bunda. Bunda akhirnya menemukan properti boneka panda untuk dijadikan maskot kasih sayangnya dan juga obat penyembuh malarindu. Kalo bunda kangen panda, bunda setiap malem peluk tuh boneka sambil berharap bisa memimpikan panda yang asli. Nah, ini nih yang paling memilukan. Akhirnya panda mengkhianati bunda yang jelas sayang banget sama panda. Apa boleh buat, setiap bunda melihat boneka panda, NYRESSS!! Kayak besi yang baru di cemplungin dalam magma langsung di masukin ke air. Rasanya seperti itu. (Apa hubungannya ngeliat boneka sama besi di cemplungin ke air? Nggak nyambung deh)
Saranku, jangan coba-coba deh menirukan tingkah bunda yang bagiku buodoooh buanget. Hih, semoga aku nggak bernasib seperti bunda yaa? Dan lagi, aku tambahin, aku kasihan sama bunda. Karena? Bunda pasti nelangsa banget kalo nonton iklan Attack,
yang ada panda-bundaya. Dan aku bersyukur sekali, iklan itu udah nggak ada 'kan? Yeah~

4. Jangan mencoba `merecord` suara yang ada hubungannya dengan doi
Masih ada ceritanya dengan bunda, bunda itu suka merekam suaranya sendiri dan nyerocos tentang kebahagiannya bersama panda. Nggak tau kenapa, aku juga heran, kenapa bunda melakukan hal menggelikan itu? Alhasil setelah putus dengan panda, suara-suara bunda yang sudah berformat mp3 tersebut nggak ada lagi di folder `My Lovely Panda` tapi udah masuk `recicle bin`

Sekali lagi, jangan di tiru yaa? Bahaya banget. Ya?

Yups, demikian tips dengan misal-misal-contoh-contoh yang saya paparkan tadi. Semoga tidak bermanfaat ya untuk kalian? Karena setelah membaca,
aku yakin nggak ada yang bisa di ambil maknanya. Lagian aku juga bukan motivator, aku cuma wanita biasa yang nggak bisa biasa diantara yang biasa.
Aku pamit dulu, aku mau bolam. Bobok malam. Hey semuanya, marbolamnyuk?! Mari Bobok Malam Yuuuukk!!
Mmuach-mmuach!! Dapet ciuman dari jempol kakiku tuh, gratis. Ahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaaaaaa

You May Also Like

2 comments