Carolina Beauty Salon [BECANDA TAPI GAGAL, COBA BACA DULU]

by - August 01, 2011


HELLLOOWWH~! Anibadi deeeer???
Aku punya cerita, boleh di bilang, pengalaman. Dan aku mohon buat kamu, kalian, semuanya, jangan meniru ataupun mencoba pengalamanku ini. Karena bisa-bisa kamu shock tigaperempat hidup tahu `pengalaman` yang sangat mengesankan in my life itu. Jujur aja, buat kamu-kamu cemuaa, terutama cewek nih ya? Tentunya pengen cakep, pengen di sanjung sama cowok-cowok, pengen jadi tatapan fokus pria yang lagi ngeliat kamu jalan. Yuhuu~ Aku yang juga memiliki naluri seorang wanita, tentu merasakan hal yang sama. Kayak yang aku jelasin barusan.


Suatu ketika, pada suatu hari, dan saat itu juga... apa yang terjadi...??? Kucing tetangga melahirkan! Dan anaknya 4, 3 mati dimakan ibuknya sendiri, sedangkan yang terakhir mati juga ketabrak becak yang lagi nganterin Ade Namnung syuting. (Please deh, nggak lucu kali...)
Haha, sorry-sorry. Yaudah, lanjut ya? Jadi gini, pas aku jalan-jalan di tengah kuburan (ngapain?), nyarik kodok buat penelitian anatomi biologi, aku nemu selebaran poster yang aku cari-cari selama ini? Pengen tau isi posternya? Isinya gini.... "Telah di buka Salon serba bisa bernama `Carolina Beauty Salon`. Melayani segala umur, dengan tarif murah meriah bisa bikin wajah kamu kayak Megan Fox. Nggak percaya? Silahkan hub langsung ke nomor ini 081-1=080-5=175." Setelah membaca poster itu, aku langsung hubungi nomor itu.
Aku ; Halo?
CBS ; Heellloooowwh~???
Aku ; Apa bener ini Carolina Beauty Salon?
CBS ; Yeeeaaah... Ini capaaa yeaah??
Aku ; Aku Lidya, em, boleh tau dimana tempat CBS?
CBS ; Owwh, jadi, kamu pelanggan baru yeaaah?? Gene ya, kamu tau kan perempatan depannya My Pzza? Belok kanan, trus lewat pertigaan masih terus. Nah, ada gang depan warung pas, masuk sana... cari aja, ada papan Carolina Beauty Salon.
Aku ; Segede apa mbak papannya?
CBS ; segede martabak 2000an...
Aku ; Itu kan kecil mbak?
CBS ; Udah tau tanyaaa????
Tut-tut-tut-tut....
Esoknya, aku siap2 berangkat ke salon. Pokoknya, aku pengen berubah dari wujud asliku. (emang wujud aslinya kayak apa?) Kayak badut yang nari `balonku ada lima` di depan rumah tetangga sambil bawa sound sendiri. Setelah muter-muter alamat yang dikasih tau mbak CBS kemarin, akhirnya ketemu juga. Ketemu sama orang yang sama, orang-yang-udah-dua-kali aku tanyain alamat CBS dan jawabannya juga sama `nggak tau, non`.
Satu jam...dua jam...
Bensinku abis, buat keliling kompleks kopen. Beruntung disana ada yang jualan bensin botolan. Sambil nunggu motorku minum, aku liatin baik-baik rumah-penjual-bensin itu. Disana ada papan kecil, tulisannya "Carolina Beauty Salon" *beberapa detika kemudian*
Aku ; Permisi....
CBS ; Selamat siang! Selama datang, anda adalah pelanggan pertama kami. Selamat menikmati layanan kami yang tentunya akan memuaskan. selamat karena sudah sampai di tempat kami dengan selamat.  selamat juga untuk anda...."
Aku ; Stop mbak, stop...
CBS ; Ehm, iya. Maaf saya keceplosan, can i help u?
Aku ; *($^%(*&#@$$^#$@$@!~#%&&T&%^....
CBS ; Oh, jadi gitu ceritanya.
Aku ; Iya, aku nggak mau di ledekin `pesek` terus sama pacar saya. Saya pengen mancung kayak hidungnya Sule, soalnya saya ngefans banget sama dia. Bisa kan mbak?
CBS ; Gampang, bisa di atur. Yukk, ikut saya...
Aku ; Ngapain mbak?
CBS ; Aku mau pipis,
Aku ; Huh? Kok ngajak saya?
CBS ; Siapa tahu kebelet pipis...
Aku ; -,-.... (semoga aku nggak salah dengan pilihanku tadi)
Ternyata, sebelum melakukan bedah operasi kresek, aku harus melakukan jepret foto dulu. Dan, hasil fotonya seperti ini...



Setelah melakukan pemotretan, nggak jauh beda sama pemotetran kartu pelajar, bedanya yang ini fotonya belum mandi. Aku di ajak mbak CBS ke sebuah ruangan. Feelingku mulai nggak enak, tapi aku tepis jauh-jauh netthink-ku itu. "Tenang aja, nggak usah nerveous. Jamin deh hasilnya memuaskan" kata mbak CBS, ditambah uraian senyumnya yang bikin hati ini lumayan lega ngeliatnya.
Satu jam kemudian....
Aku di suruh tidur di atas kasur dan... aku lupa, mungkin pengaruh suntik bius yang di berikan mbak CBS.
Dua jam kemudian....
Aku mimpi ketemu pacarku, dia kaget banget melihat wajah baruku... tapi itu cuma mimpi, pengaruh obat biusnya kali ya?
Empat jam kemudian....
zzZZZzzzz"
"Mbak! Bangun mbak! Jangan tidur aja!"
Suara itu membangunkan-ku dari mimpi indah. Mimpi dilamar sama pacarku. o,O
Aku terbangun, sambil meraba wajahku yang kayaknya lagi di perban. Jantungku berdebar-debar, bakal jadi apa wajahku ini? Wa wa wa~
"Sudah siap untuk di buka perbannya?" tanya mbak CBS.
Aku mengangguk mantav. Perlahan, tangan mbak CBS membuka perban, diiringi deguban jantung yang bunyinya "Hatiku cenat-cenut menunggu perbanku dibuka"...
Perbannya udah di buka, tapi kelopak mataku belum di buka. "Didepan mata mbak sudah ada cermin, kalo siap, silahkan buka mata anda..." katanya lagi.
Aku tarik nafas dalam-dalam....pelan-pelan buka mata...dan

hasilnya.....CRING!!!!



Nggak tau kenapa, nafas yang aku hirup tadi langsung keluar dari bawah dengan suara yang amat lantang. Aku nggak tahu, aku kaget apa nggak. Setahuku, aku shock berat. Yang salah wajahku atau cerminnya ya? Itu jangan-jangan bukan cermin, tapi foto monyet yang lagi foto genic buat iklan-nya asix dan di tempelkan di benda persegi panjang yang disebut "cermin" sama mbak CBS. Aku perhatikan, dan aku renungkan.
"AAAAARRRRRRGGGGHHHHHHH!!!!!!!!!!!!!!"
Pyaar-kethompryang-jduaar-jeglleeerrrr!!!
"A-ada apa mbak?" tanya mbak CBS.
"Huuwwwaaaaaaa~ Kenapa mukaa sayaa jade geneee????"
"Loh, bukannya mbak mintanya gitu?"
"WhAtsZZZzzz???? Siapa yang minta di jadiin foto model monyet ragunan gene?"
"Tadi mbak bilang, pengen jadi cantik? Terus hidungnya mancung gitu kan?"
Sial. Idungku bukan tambah mancung. Yang mancung malah kedua terowongan hidungku. Dan juga rahan depan kayaknya ikutan maju? Hadoh-hadoh, apa-apaan ini?
"Pokoknya saya nggak mau tau!! Aku pengen wajahku balik lagi kayak dulu!"
Si mbak CBS jawab dengan tegas. "Yee, kok wenak lak ngomong? Bayar dulu tarif operasi barusan. Lagian, mbak nggak baca tulisan kecil di poster itu ya?"
Aku kembali nge-check poster CBS, disana memang ada tulisan kecil. Perlahan bibirku ikut baca tulisan "Operas pelastik akan di tangani oleh dr. Carolina (spesialis hewan ternak)"
HUHHHH???!! Aku mau pingsan, tapi eman-eman. Aku korban, melebihi korban malpraktek. Aku bakal tuntut salon-hewan-ternak-perkutut-sialan ini! Grrrhh!!

Hoiiyyyaa....gimana nasib pacarku kalo tau keadaaanku kayak gene?? Yah, batal kawin dong? Huhuhuhu~ Semoga pacar saya menerima saya apa adanya. Menerima tampang saya yang sudah di rombak jadi monyet ternak dengan lubang hidung yang mancung dan rahan atas yang ikutan mancung. (komat-kamit berdoa sambil sujud-sujud mohon di kabulkan)

You May Also Like

2 comments